Pemanfaatan Teknologi dan New Media
Pemanfaatan
Teknologi dan New Media
Nama : M.I.Fadilah
Sinulingga
Kelas : 2KA05
NPM : 13119494
Dosen : Ahmad Hidayat
·
Terkait
pemanfaat teknologi dan new media
Munculnya istilah new media
sangat terkait erat dengan hadirnya Internet di dunia ini. Sekalipun dalam
perkembangannya new media tidak hanya terbatas kepada Internet namun Internet
merupakan alat atau media yang paling dominan dalam era new media. Seperti
dikatakan oleh Flew (2005:4),”The Internet represents the newest, most widely
discussed, and perhaps most significant manifestation of new media.” Internet
memang sangat fenomenal karena pada era telepon kabel dahulu tidak terbayangkan
pada masa depan kabel-kabel telepon tersebut dapat memunculkan gambar, tidak
hanya suara. Dan nyatanya Internet pun berkembang terus, awalnya internet
dimanfaatkan untuk email dan situs, kemudian dimanfaatkan untuk blog, situs
jejaring sosial, situs berbagi video, televisi internet, konferensi video, game
online dan lain-lain. Internet juga tidak lagi mengandalkan kabel telepon
melainkan sudah menggunakan teknologi Wireless Fidelity (Wi-Fi). Lap top
generasi sekarang sudah dilengkapi fasilitas Wi-Fi dan area hot spot semakin
banyak sehingga semakin mudah bagi seseorang untuk menjelajah Internet.
Pendek kata, Internet telah
menyatukan dunia seakan-akan dunia tidak mempunyai batas lagi. Apabila dulu
seseorang di Indonesia mengirim surat ke seseorang di Amerika Serikat butuh
waktu dua-tiga minggu hingga surat itu diterima, sekarang ini lewat email atau
situs jejaring sosial surat elektronik itu langsung diterima oleh yang
bersangkutan. Internet juga sudah dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis
sehingga seseorang dapat melakukan belanja atau transaksi online lewat
Internet. Internet telah mengubah banyak hal dalam kehidupan umat manusia.
Internet telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat di sebagian
besar belahan bumi.
Menurut Flew (2005 : 3), ” the idea
of new media captures both the development of unique forms of digital media,
and the remaking of more traditional media forms to adopt and adapt to the new
media technologies.” Dalam hal ini beberapa pakar sepakat bahwa istilah new
media digunakan untuk membedakan dari media lama atau media tradisional yang
lebih dahulu ada. Misalnya, koran pada puluhan tahun silam berbentuk lembaran
kertas dimana orang harus membeli atau berlangganan untuk mendapatkannya maka
sejak adanya Internet, koran sudah banyak yang disajikan secara online lewat
internet. Contoh lain, dulu orang berkirim surat melalui pos tetapi sekarang
dapat melalui email. Tidaklah mudah menggolongkan suatu media ke dalam new
media karena sulit untuk membedakan batasan antara old media dan new media.
Sebagai contoh, Laser Disc (LD) dianggap kuno dibandingkan VCD, maka VCD
dianggap sebagai new media namun VCD dianggap kuno dibandingkan DVD maka
pertanyaannya apakah VCD termasuk old media? Sulit untuk menjawabnya.
Meskipun demikian beberapa media yang
umum dianggap sebagai new media adalah Internet dengan begitu banyak
aplikasinya seperti situs, email, blog, situs jejaring sosial, situs berbagi
video, game online, e-books, koran online dan lain sebagainya. Di luar Internet
dapat dimasukkan antara lain; DVD, komputer multi media, handphone, SMS.
Wikipedia, ensiklopedia gratis di Internet bahkan menyatakan contoh yang paling
tepat dijadikan new media adalah situs Wikipedia. ”Wikipedia, an online
encyclopedia, is one of the best examples of the new media phenomenon,
combining Internet accessible digital text, images and video with web-links,
creative participation of contributors, interactive feedback of users and
formation of a participant community of editors and donors.”
Internet sebagai new media pada
prinsipnya dapat dimanfaatkan oleh siapapun dan untuk kepentingan apapun. Situs
dapat dimanfaatkan untuk mencari pengetahuan sebagai bahan pelajaran ataupun
tulisan namun situs juga seringkali menampilkan gambar-gambar porno yang dapat
merusak akhlak manusia terutama anak kecil karena sekarang sudah banyak anak
kecil yang mahir bermain Internet. Akan tetapi semua itu dikembalikan kepada
pengguna Internet yang sebagian besar masih memanfaatkan Internet untuk hal-hal
yang positif.
Dengan pertimbangan sangat banyak
bidang yang memanfaatkan new media Internet maka dalam tulisan ini akan
dibatasi dalam bidang politik, bisnis, pendidikan dan sosial budaya dimana
keempat bidang ini berkaitan erat dengan media-media atau aplikasi yang
terdapat di Internet.
·
Contoh
dalam bidang politik
Internet dianggap sebagai awal
dimulainya era new media diungkapkan oleh Owen (2008:1),” The new media
environment and the rise of the Internet have had important implications for
presidential communication. As the first chief executives of the new media era,
President Bill Clinton and George Bush have established an online presence
through the White house Website, www. whitehouse.gov. New media yang dimaksud
adalah situs resmi Gedung Putih yang dapat terwujud karena hadirnya Internet.
Bidang politik merupakan bidang
yang butuh publisitas sehingga Internet merupakan media yang banyak digunakan
dalam hal promosi dari seorang tokoh politik ataupun partai politik. Media
Internet pada umumnya digunakan untuk publisitas politik secara paralel dengan
media tradisional atau konvensional. Tokoh politik atau partai politik akan
memanfaatkan semua media yang dianggap potensial dalam meningkatkan popularitas
tokoh ataupun partai politik tersebut. Penggunaan media oleh tokoh politik dan
partai politik dikenal dengan istilah Komunikasi Politik. Komunikasi politik
mencakup penggunaan media oleh pemerintah dan partai politik guna mendapat
dukungan pada saat pemilihan umum atau juga di luar pemilihan umum (Riaz:
2010:2). Internet dimanfaatkan utamanya untuk menunjukkan bahwa tokoh ataupun
partai politik tersebut ”melek Internet” dimana mereka berusaha menjaring
pendukung, simpatisan, teman yang berasal dari kalangan masyarakat yang sering
menggunakan Internet.
New media Internet yang paling
sering digunakan oleh tokoh politik baik di Indonesia maupun di luar negeri
adalah situs jejaring sosial. Situs yang paling populer adalah Facebook dan
Twitter, selain itu juga ada MySpace yang populer di Amerika Serikat,
Friendster yang sudah kurang populer dan Linkedin. Pada masa kampanye Pilpres
Indonesia tahun 2009 salah satu calon Wapres Prabowo Subianto memanfaatkan
Facebook untuk menggalang dukungan bagi dirinya. Prabowo mendapat banyak
”friends” atau pendukung sehingga sempat memunculkan masalah karena akun
Facebook Prabowo menjadi melebihi kapasitas sehingga mendapat email notifikasi
dari (komputer) pengelola Facebook. Meskipun media promosi Capres dan Cawapres
pada saat itu tetap didominasi media tradisional seperti iklan di televisi dan
surat kabar, spanduk, pamflet, baliho dan yang lainnya namun ketiga pasang
Capres dan Cawapres yaitu SBY-Boediono, Megawati-Prabowo dan JK-Wiranto juga
mempromosikan dirinya melalui koran online detik.com lewat foto-foto ketiga
pasangan tersebut ditambah gambar bendera partai yang mendukung mereka.
Manfaat dari new media Internet
pada masa kampanye jabatan politik seperti Pilpres diakui oleh kubu Barack
Obama pada saat Obama berhasil memenangi jabatan Presiden tahun 2008. Dalam
artikel resensi buku berjudul Communicator-in-Chief: How Barack Obama Used New
Media Technology to Win the White House yang ditulis oleh Jarvis (2010:1) disebutkan
bahwa situs untuk kampanye Obama mengorganisasi lebih dari seratus lima puluh
ribu kegiatan, menciptakan lebih dari tiga puluh lima ribu kelompok, memiliki
lebih dari 1,5 juta akun dan mendapatkan lebih dari USD 600 juta dari 3 juta
donor. Kampanye tersebut juga menggunakan YouTube untuk iklan gratis, mengirim
alamat iklan tersebut kepada para pendukung dan meminta kepada pendukung untuk
meneruskan iklan tersebut kepada teman dan keluarga mereka. Akun Facebook Obama
mempunyai 3.176.886 pendukung dan lewat situs MySpace Obama mendapat 987.923
orang teman. Kampanye juga menggunakan text messaging untuk berhubungan dengan
pemilih muda dan mengirim email sebagai counter attacks. Kampanye Obama yang
high-tech, menggunakan Internet utuk mencek fakta informasi, counter attacks,
memperkuat koneksi kepada pendukung dan selalu siap dalam konsep 24/7 yaitu
dapat dihubungi selama 24 jam setiap hari. Riaz (2010:6) meyimpulkan bahwa
Obama dapat memimpin Amerika Serikat hanya karena penggunaan teknologi new media
yang ekstensif.
Banyak juga politikus di
Indonesia selain memanfaatkan situs jejaring sosial juga membuat blog pribadi.
Dalam blog tersebut mereka mengungkapkan pandangan, gagasan ataupun kritik
mengenai sesuatu hal yang sedang menjadi topik di tengah masyarakat. Dengan
adanya blog tersebut akan membuat sang politikus berkesan lebih intelek karena
dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi internet. Salah satu blog
yang mendapat sorotan beberapa waktu yang lalu adalah sebuah blog yang bernama nazaruddin78.blogspot.com
yang sebenarnya sempat diakui oleh Nazaruddin ) sebagai blog miliknya namun tak
lama setelah itu blog tersebut sudah tutup. Dalam blog tersebut Nazaruddin
memberikan judul ”Bertepuk Tanganlah Partai Lain” pada postingan pertamanya
tanggal 30 Mei 2011 yang isinya berupa testimoni atau pembelaan Nazaruddin
terhadap berbagai tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Selama 2 hari saja
posting pertama di blog tersebut sudah dikunjungi 20.000 orang (Inggried,
2011).
Dalam perpolitikan di Indonesia,
hubungan yang terus dipelihara dengan temanteman di situs jejaring sosial dan
juga blog dalam tempo yang cukup lama mungkin akan berguna pada saat politikus
tersebut melakukan kampanye pada pemilihan legislatif atau Pemilukada sehingga
dapat memenangi jabatan anggota dewan ataupun Kepala Daerah. Namun sebagian
politikus aktif di situs jejaring sosial dan blog hanya pada saat kampanye saja
karena membutuhkan pendukung yang banyak namun setelah itu tidak sempat lagi
mengurus akun atau blognya karena alasan kesibukan kerja.
Pada pemilihan Presiden Amerika
Serikat tahun 2004 email menjadi salah satu andalan dari calon presiden dalam
menyampaikan pesan kepada para calon pemilih. Kandidat Presiden menggunakan
pesan email untuk mempromosikan diri mereka lebih sering dibandingkan serangan
lawan. Pesan-pesan yang ada dalam email ternyata merupakan instrumen yang
potensial karena pesan tersebut dapat diteruskan (di forward) kepada banyak
sekali orang lain yang nonsubscriber. Dengan demikian maka pesan-pesan email
kandidat Presiden dapat digolongkan kedalam bentuk pemasaran viral yang
menawarkan cara unik untuk mengatasi masalah penyebaran yang selektif (Williams
dan Trammel, 2005:1).
Internet juga dapat digunakan
sebagai media untuk sesuatu yang berkononotasi negatif misalnya ajakan untuk
memboikot sesuatu. Kejadian berikut terjadi di negara RRC (Cina) yaitu pada
tahun 2008 ketika muncul ajakan kepada pengguna Internet di Cina untuk
memboikot Carrefour, raksasa retail dari Perancis. Ajakan boikot terhadap
Carrefour memang berbau bisnis namun sebenarnya persoalan ini berkait dengan
masalah politik. Seperti diceritakan oleh Chung Tai Cheng (2009) dalam
artikelnya berjudul New Media and Event : A Case Study on the Power of the
Internet, Carrefour yang memiliki 120 toko di lebih dari 30 kota di RRC dituduh
mendukung Dalai Lama dan kelompok-kelompok independen pro Tibet. Seperti
diketahui, Cina menganggap Tibet adalah bagian dari Cina sehingga tidak
mengakui Dalai Lama sebagai pemimpin Tibet. Untuk menghukum Carrefour, beberapa
pengguna Internet di Cina menganjurkan untuk memboikot Carrefour dan mendesak
pengguna Internet di Cina agar mau bergabung dengan cara dikirimi text message
dan postingan pada forum online.
Dimulai pada tanggal 14 April
2008, sina.com (situs hiburan dan mesin pencari terkenal di Cina)
menyelenggarakan sebuah survei mengenai opini dari pengguna Internet di Cina
apakah akan memboikot Carrefour atau tidak.Pada tanggal 16 April 2008, hampir
4,8 juta pengguna Internet berpartisipasi dalam survei ini. Sebagian besar dari
mereka mendukung dilakukannya aksi boikot terhadap Carrefour dan merek-merek
Perancis lainnya dan berjanji tidak akan berbelanja di Carrefour selama sebulan
penuh. Anjuran untuk memboikot tidak hanya direspon oleh para pengguna Internet
saja namun juga mencapai orang-orang yang berada di luar dunia maya.
Meskipun pada akhirnya boikot itu
sulit dilaksanakan karena masalah itu akhirnya ditangani secara G to G namun
paling tidak ada pelajaran yang dipetik yaitu melalui Internet dapat digalang
dukungan untuk tujuan politis dalam tempo yang cepat dan jumlah yang besar
sebagai alat penekan terhadap kelompok lain.
·
Contoh
dalam bidang Bisnis
Pemanfaatan Internet dalam bidang bisnis dibagi menjadi dua
bagian yaitu bisnis online dan pemasaran.
1. Bisnis Online
Internet juga dapat dijadikan
media untuk melakukan bisnis, maka kemudian berkembanglah apa yang dikenal
dengan istilah bisnis online. Dengan bermodalkan sebuah situs yang dirancang
untuk bisnis online maka bisnis yang dilakukan melalui dunia maya sudah dapat
berlangsung. Peluang bisnis non konvensional ini langsung direspon oleh banyak
pihak, ada pihak yang memang serius terjun ke bisnis online namun banyak juga
yang sekedar mencoba-coba. Bisnis online yang tumbuh mulai dari skala kecil
sampai skala besar. Di antara perusahaan yang sukses mendunia melakukan bisnis
lewat internet adalah amazon.com yang sering dijadikan contoh ideal kesuksesan
dari sebuah bisnis online.
Bisnis online melalui Internet pada dasarnya
merupakan bisnis yang menjanjikan mengingat pasarnya adalah pengguna Internet
yang tersebar di seluruh dunia. Namun dalam prakteknya banyak kendala yang
menghambat perkembangan bisnis online. Pertama, masalah keamanan dalam
melakukan transaksi online. Masih banyak orang yang ragu apakah transaksi
pembayaran kartu kredit yang dilakukannya benar-benar aman? Meskipun situs
bisnis online tersebut sudah menggunakan sistem pengamanan yang canggih seperti
SSL Secure namun tidak dapat seratus persen meyakinkan konsumen bahwa transaksi
telah berlangsung dengan aman. Sekitar sepuluh tahun silam, marak sekali
terjadi kejahatan kartu kredit yang dikenal dengan istilah carder ). Dalam
kasus carder, Indonesia masuk peringkat atas dunia karena banyak pelakunya yang
berdomisili di wilayah Indonesia dan beberapa orang berhasil diringkus oleh
polisi. Sejak saat itu pula banyak situs bisnis online menolak transaksi
pembayaran kartu kredit dari Indonesia. Toko buku online amazon.com memang menerima
pembayaran melalui kartu kredit asal Indonesia namun menolak mengirim barang ke
wilayah Indonesia. Kedua, meskipun pengguna Internet terus meningkat pesat
namun hanya sebagian kecil saja yang menjadi pasar potensial dalam bisnis
online. Kebanyakan pengguna Internet sekarang lebih memilih aktif di situs
jejaring sosial, bermain game online atau sekedar browsing ke situs di sana
sini.
Pada dasarnya bisnis online
memang tidak cocok untuk semua jenis bisnis jadi kalau banyak pelaku bisnis
online yang gagal wajar saja. Selain itu sebagaimana prinsip dasar bisnis maka
bisnis online juga harus dikelola secara sungguh-sungguh. Pada sekitar
pertengahan tahun 1990-an di Indonesia mulai muncul situs belanja eceran
online, salah satunya dikelola oleh mantan aktris terkenal Lenny Marlina. Pada
awalnya situs tersebut mampu menjaring konsumen cukup banyak namun kemudian
situs itu djual ke pihak lain dan tidak jelas keberadaannya sekarang. Tahun
1999 juga pernah ada toko buku online yang bernama sanur.com namun sekarang
juga tidak terdengar lagi namanya. Kalaupun ada situs bisnis online yang cukup
baik pada umumnya itu adalah perusahaan yang basisnya adalah bisnis
konvensional. Sebut saja, bhinneka.com (bisnis barang elektronik) dan
gramediaonline.com (toko buku). Kekurangan dari situs bisnis online di
Indonesia yang menjual produk adalah hampir semua situs bisnis online tersebut
belum mampu menyediakan fasilitas pembayaran lewat kartu kredit sebagai salah
satu ciri bisnis online. Pembayaran biasanya dilakukan dengan cara konvensional
seperti transfer sehingga situs bisnis online lebih berperan sebagai tempat
memesan barang.
Jenis bisnis online yang
benar-benar menikmati manfaat dari Internet adalah situs-situs forex online
seperti interbank.com, asiafxonline.com, forex.com dan betting and gambling
misalnya ladbrokes.com, bet365.com, mansion.com. Kabarnya pemilik mansion.com
adalah pengusaha Indonesia setelah memperoleh uang yang sangat banyak dari
hasil menjual pabrik rokoknya. Bisnis online jenis ini meskipun pangsa pasarnya
lebih terbatas namun perputaran uangnya dalam jumlah yang sangat besar
2. Pemasaran
Peranan
Internet dalam dunia bisnis yang sangat signifikan adalah berubahnya konsep
pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan. Perusahaan mulai memanfaatkan
Internet sebagai ajang promosi ke seluruh dunia dengan membuat sebuah situs
resmi perusahaan. Situs perusahaan umumnya menampilkan company profile, produk
yang dijual dan berita menyangkut aktivitas perusahaan. Perusahaan juga
menyediakan fasilitas email bagi orang yang hendak menghubungi perusahaan.
Tidak hanya perusahaan besar bahkan perusahaan yang lebih kecilpun memiliki
situs karena membuat sebuah situs tidaklah sulit dan biayanya relatif
terjangkau. Yang membedakan adalah tampilan situs terebut dimana situs
perusahaan besar biasanya dikelola secara khusus sehingga data dan tampilannya
sering diperbarui. Internet juga dijadikan sebagai media untuk menggaet calon
konsumen atau pelanggan. Caranya adalah dengan mengirim email dan newsletter
yang dalam teori pemasaran Philip Kotler ) merupakan contoh pemasaran langsung
melalui Internet.
Salah satu jenis pemasaran yang
memanfaatkan berbagai media yang ada di Internet adalah viral marketing atau
pemasaran viral. Pemasaran viral adalah model pemasaran dari mulut ke mulut
dengan menggunakan media Internet atau Internet Word of Mouth. Viral berati
virus yang penyebarannya berlangsung dengan cepat. Datta et.al (2005 : 72)
menjelaskan apa yang dimaksud dengan viral marketing,
”On the internet, viral marketing is a marketing technique that induces
web sites or users to pass on a marketing message to other sites or users,
creating a potentially exponential growth (like a virus) in the message’s
visibility and effect”
Media yang dapat digunakan dalam
viral marketing yaitu email, blog, situs jejaring sosial dan situs berbagi
video.
Berkaitan dengan situs jejaring
sosial dan blog yang termasuk ke dalam media sosial, dikatakan oleh Philip
Kotler dalam acara peresmian workshop Hyundai di Denpasar Bali sebagai
berikut:”New marketing is social media”. Lebih lanjut dikatakannya,” pola
pemasaran lewat social media memungkinkan interaksi antara produsen dengan
konsumen produknya. Hal yang tidak mungkin ditemukan bila menggunakan pemasaran
dengan cara lama. Konsumen yang puas akan menyebarkan kepuasan itu ke
teman-temannya. Ini tidak bisa dilakukan lewat iklan.” (Wijoseno,2011)
Dunia perbankan juga memanfaatkan
Internet sebagai media untuk melayani nasabahnya yang dikenal dengan konsep
Internet Banking. Bank-bank besar di Indonesia seperti BCA, Mandiri, BNI,
Permata sudah menyediakan layanan Internet Banking. Pada umumnya fasilitas yang
disediakan oleh Internet Banking adalah transfer uang, pembayaran tagihan,
pembelian pulsa yang dilakukan dengan cara mendebet rekening nasabah yang
bersangkutan. Paling tidak nasabah tidak perlu antri lagi di depan kasir bank
seperti dahulu kala apabila hanya mentransfer atau membayar tagihan. Pengguna
Internet Banking di Indonesia semakin banyak yang menyebabkan perputaran uang
juga semakin besar sehingga Bank Indonesia rencananya akan membuat aturan baru
mengenai penyelenggaraan Internet Banking yang lebih menjamin keamanan
transaksi perbankan yang dilakukan.
·
Contoh
dalam bidang pendidikan
Manfaat Internet sebagai new
media juga sangat dirasakan oleh dunia pendidikan, utamanya pada level pendidikan
tinggi. Bagi mahasiswa yang hendak melanjutkan pendidikan di luar negeri akan
sangat mudah mencari informasi tentang PT di luar negeri yang diminatinya hanya
dengan mengakses situs PT tersebut yang ada di Internet. Bahkan beberapa PT
terkenal di luar negeri menyediakan fasilitas untuk mengunduh formulir
pendaftaran.
Konsep pendidikan konvensional
banyak berubah setelah munculnya Internet. Model kuliah, perpustakaan,
pembuatan tugas, pengisian rencana studi dan lain sebagainya sudah disesuaikan
dengan apa yang dapat dilakukan melalui Internet. Sebagian besar PT di
Indonesia sudah mengikuti perkembangan teknologi Internet yang diharapkan dapat
mempermudah mahasiswa dalam mendapatkan layanan yang disediakan oleh kampus.
Pemanfaatan Internet
oleh kampus secara garis besar dapat dikelompokkan sebagai berikut:
1. Situs resmi Perguruan Tinggi
Perguruan Tinggi (PT) memiliki situs resmi yang dapat diakses oleh setiap
pengguna Internet mengenai informasi yang dicari oleh pihak-pihak yang
membutuhkan. Informasi yang paling sering dicari adalah jadwal Ujian Saringan
Masuk (USM) PT tersebut beserta persyaratannya. Sudah banyak PT yang
menyediakan fasilitas pendaftaran online untuk mengisi data yang diminta
meskipun formulir pendaftarannya harus dibeli secara langsung, biasanya di
bank-bank. Hasil USM juga sudah dapat dilihat oleh peserta USM di situs PT
tempat ia mengikuti ujian. Semakin bagus situs PT tentunya akan mendapat respek
yang baik dari para pengakses terutama dari calon mahasiswa.
2. Urusan Administrasi Setiap PT
mungkin tidak persis sama mengenai apa yang bisa disediakan melalui pemanfaatan
Internet namun umumnya adalah sebagai berikut:
a. Pengisian Formulir Rencana
Studi (FRS) online. Sebaiknya pengisian FRS online dapat dilakukan melalui
situs PT di Internet bukan melalui LAN sehingga mahasiswa dapat mengisi FRS
dari mana saja bahkan kalaupun yang bersangkutan sedang liburan di luar negeri.
Mengenai konsultasi dengan Dosen Wali dapat dilakukan melalui kontak email
meskipun tidak semua Dosen Wali memiliki waktu untuk menjawab email dari
mahasiswa.
b. Melihat nilai secara online
Mahasiswa dapat melihat nilai tugas, praktikum, UAS, UTS secara online melalui
situs PT di Internet. Seringkali mahasiswa setelah UAS pergi berlibur atau
pulang kampung, namun melalui Internet mahasiswa tersebut tetap dapat mengakses
semua nilai yang berkaitan dengan kegiatan perkuliahannya. Melalui situs itu
juga sebaiknya mahasiswa dapat mencetak nilai-nilainya dalam format yang resmi
sehingga hasil cetakan tersebut dapat dijadikan rapor atau Lembar Hasil Studi
(LHS) per semester sehingga mahasiswa tidak perlu repot-repot mendatangi TU
Fakultas/Jurusan untuk memperoleh LHS dan hal itu juga akan mengurangi
kesibukan bagian akademik Fakultas/Jurusan.
3. Metode pengajaran Internet
telah nyata mengubah metode atau cara pengajaran yang dilakukan oleh Dosen
kepada mahasiswa. Hal-hal yang dapat dilakukan Dosen berkaitan dengan
pemanfaaatan Internet sebagai media pengajaran antara lain:
a. Dengan menggunakan lap top
atau PC plus proyektor LCD maka dengan memanfaatkan fasilitas Internet kampus
Dosen dapat memberikan materi kuliah dengan contoh-contoh yang ada di Internet.
b. Dosen dapat meminta kepada
mahasiswa untuk membuat sebuah milis di Yahoo atau Google dan sejenisnya
sebagai media komunikasi antara Dosen dan mahasiswa yang berkaitan dengan
materi kuliah, pengumpulan tugas dan bahan presentasi.
c. Dosen memberi tugas kepada
mahasiswa dengan mencari data-data yang ada di Internet. Sayangnya sebagian
besar mahasiswa hanya melakukan ”copy paste” terhadap materi yang didapatkan
dari Internet. Sebaiknya Dosen tidak mentolerir hal tersebut dan memberi nilai
yang jelek kepada tugas model ”copy paste” sehingga ke depannya mahasiswa tidak
lagi berani melakukan hal yang sama dan materi dari Internet hanya sebagai
referensi saja.
d. Dosen juga dapat melakukan
video conference dengan PT lain baik di dalam ataupun di luar negeri apabila
fasilitas di PT tersebut memungkinkan untuk melakukan kegiatan tersebut.
Sebenarnya sekarang ini video conference sudah lebih murah biayanya dengan
memanfaatkan layanan dari MSN Messenger, Yahoo Messenger atau Skype.
4. Perpustakaan digital Sudah banyak PT yang
menyediakan layanan perpustakaan digital dimana buku yang ada diperpustakaan
sudah diubah ke format digital, biasanya menggunakan format pdf. Fasilitas ini
memang biasanya hanya dapat diakses oleh pengguna Internet yang memiliki akses
ke fasilitas tersebut, misalnya mahasiswa dan dosen PT tersebut saja atau pihak
lain dalam kaitan kerjasama antar universitas yang berbentuk jaringan seperti
APTIK (Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik) Indonesia.
5. Jurnal online Sebagian besar
PT di Indonesia telah berlangganan jurnal online yang sesuai dengan kebutuhan
PT tersebut. Pengelola jurnal online yang terkenal antara lain Proquest, JSTOR,
Elsevier dan Springer. Kehadiran jurnal online sangat membantu Dosen dan juga
mahasiswa dalam menyusun sebuah karya tulis ilmiah, apakah itu makalah,
artikel. skripsi, tesis dan disertasi. Apabila dulu kebanyakan karya tulis
menggunakan buku teks sebagai referensi maka sekarang ini jurnal sudah menjadi
referensi utama dalam penulisan karya tulis ilmiah. Melalui jurnal online dapat
diperoleh bahan bacaan yang sangat banyak sehingga dapat dihindari kasus
plagiasi dan karya tulis ilmiah tersebut seharusnya lebih berbobot.
Internet juga dijadikan media
untuk program kuliah jarak jauh (distance learning) yang diselenggarakan oleh
PT yang menyediakan perkuliahan jenis itu. Beberapa PT di luar negeri sering
menawarkan program tersebut di Internet dan mungkin saja peminatnya banyak
karena siapapun yang memenuhi syarat dapat menempuh program tersebut di negara
manapun dia berada. Tentunya calon mahasiswa harus hati-hati dalam memilih PT
yang dituju dengan mempertimbangkan reputasi PT penyelenggara kuliah jarak jauh
tersebut.
·
Contoh
dalam bidang Sosial Budaya
Riaz (2010:3) mengatakan,” Today,
we are living in digital world where new media technology has changed the
world. We all have been heavily influenced by new media technology. Wer all use
internet for information and connection purpose. The advent of internet has
drastically changed our life styles”. Internet sebagai new media dengan
berbagai macam aplikasinya telah mengubah dunia. Gaya hidup dan perilaku
masyarakat banyak dipengaruhi oleh Internet.
Dampak dari Internet sangat
terasa dalam bidang sosial budaya yang menyangkut kehidupan sehari-hari
masyarakat. Beberapa aplikasi Internet yang populer di kalangan pengguna
Internet dan adalah koran online, situs jejaring sosial, situs berbagi video
dan blog. Pengaruh dari new media tersebut sering juga menjangkau masyarakat
yang tidak mengakses internet.
Situs jejaring sosial
Begitu banyak orang yang gandrung
terhadap situs jejaring sosial di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia.
Situs jejaring sosial yang populer di Indonesia adalah Facebook dan Twitter.
Indonesia termasuk papan atas dalam jumlah pengguna per negara (ranking dunia)
di kedua situs tersebut. Dikutip dari International Business Times online
disebutkan bahwa pengguna Facebook di Indonesia berjumlah 33 juta orang dan menempati
peringkat kedua di dunia. Untuk Twitter, Indonesia juga masuk ke dalam 3 besar
dunia dalam hal jumlah pengguna. Apakah hal tersebut merupakan prestasi? Paling
tidak, Presiden SBY menganggap itu sebagai hal yang positif, seperti
diucapkannya saat memberikan sambutan dalam Overseas Private Invesment
Corporation (OPIC) yang berlangsung di Ballroom Hotel Sangri La, Jakarta, Rabu
tanggal 4-5-2011. ”Pemuda kami ini bisa dibilang paling ’connected’. Saat ini
kita adalah pengguna Facebook tertinggi kedua di dunia, dan tertinggi ketiga
pengguna Twitter,” kata SBY.
Jumlah pengguna Facebook sebanyak
33 juta orang masih perlu dipertanyakan, apakah perhitungannya berdasarkan
jumlah akun? Pengguna Internet dari Indonesia seringkali berlaku ”usil”,
misalnya seseorang membuka akun di Facebook lebih dari satu, belum lagi berapa
banyak akun Facebook palsu. Meskipun demikian harus diakui bahwa pada dasarnya
orang Indonesia memang senang berkomunikasi dengan pihak lain. Hal itu sesuai
dengan ciri bangsa Indonesia sebagai bangsa yang ramah sehingga wajar saja
terdapat banyak pengguna Facebook dan juga Twitter dari Indonesia.
Pada dasarnya situs jejaring sosial adalah
sebuah media komunikasi yang melintasi batas negara karena menggunakan
fasilitas Internet. Meskipun Facebook dapat dijadikan sebagai media bisnis atau
pemasaran namun Facebook lebih berperan sebagai media sosial. Situs jejaring
sosial dapat digunakan untuk:
1. Mencari teman lama atau
saudara yang sudah putus komunikasi
2. Menjalin hubungan dengan
anggota situs lainnya.
3. Menggalang dukungan untuk
orang-orang atau sesuatu hal tertentu.
Beberapa tahun yang lalu Facebook digunakan sebagai media
untuk menggalang dukungan untuk Bibit dan Chandra, dua orang pimpinan KPK yang
terkena proses hukum dan pada akhirnya kasus Bibit dan Chandra dideponeering
oleh Kejaksaaan Agung. Terakhir ini muncul pula sebuah group di Facebook yang
berjudul ”Sejuta dukungan untuk keluarga AL yang bongkar contekan massal di
Surabaya”. Dukungan yang dimaksud adalah untuk Siami, Ibu dari Alif, murid yang
disuruh memberikan contekan kepada teman-temannya yang dikenal sebagai ”kasus
contekan missal” saat Ujian Nasional di SDN Gadel II/577 Surabaya. Sebagaimana
diketahui, Siami adalah orang yang melaporkan terjadinya kasus contekan massal
di SD tersebut. Dukungan lewat Facebook bisa saja menular kepada masyarakat
karena beritanya biasanya diekspos oleh televisi yang ditonton oleh masyarakat
banyak.
Situs jejaring sosial juga sering menimbulkan masalah,
antara lain:
1. Banyak akun palsu (di
Indonesia paling sering terjadi di situs Facebook) yang umumnya menimpa
orang-orang terkenal, bisa artis, politikus, pejabat, tokoh agama dan yang
lainnya. Akun Facebook palsu ini sering dijadikan sebagai alat untuk melakukan
penipuan dengan mencatut nama tokoh terkenal tersebut.
2. Keributan rumah tangga yang
dipicu oleh salah satu pihak yang lupa waktu bermain situs jejaring sosial
ataupun salah satu pihak cemburu karena pasangannya menjalin hubungan dengan
orang lain.
3. Kasus kejahatan yang menimpa
seseorang (umumnya wanita) dimana yang bersangkutan diajak bertemu oleh orang
lain yang baru dikenalnya lewat situs jejaring sosial dan kemudian yang
bersangkutan ditipu, dibawa lari atau juga dianiaya oleh orang yang baru dikenalnya
itu.
4. Pengguna situs jejaring sosial
ada yang mengunggah gambar porno di salah satu akun, biasanya akun palsu dan
juga mengirim gambar porno tersebut ke akun orang lain. Hal tersebut dapat
menjadi masalah serius karena pengguna situs jejaring sosial banyak yang
berusia muda.
5. Karyawan yang hobi Internet menjadi lebih
sibuk bermain situs jejaring sosial dibandingkan mengurus pekerjaannya. Di
beberapa negara misalnya AS, Inggris, Swiss banyak perusahaan yang melarang
karyawannya membuka situs jejaring sosial pada saat jam kerja. Berikut ini
dikutip dari Metrotvnews.com (2009),” Lebih dari separuh perusahaan di Amerika
Serikat melarang karyawannya membuka situs jejaring sosial seperti Facebook,
MySpace, dan Twitter, di saat jam kerja. Ini berdasarkan hasil survei terbaru
perusahaan penelitian independen Robert Half Technology, penyedia profesional
teknologi informasi yang berpusat di California. Survei itu membuktikan,
sekitar 54 persen kepala petugas penerangan (CIO) dari 1.400 perusahaan di AS
melarang sama sekali karyawannya membuka jejaring sosial. Dave Willmer,
Direktur Pelaksana Robert Half Technology, mengatakan, penggunaan laman
jejaring sosial bisa menurunkan kinerja pegawai. Konsentrasi para pegawai bisa
terpecah dan menjauhi target.”
Bagaimanapun, situs jejaring
sosial masih menjadi primadona sebagai new media dalam berkomunikasi dengan
orang lain di seluruh dunia sehingga jumlah pengguna situs jejaring sosial,
paling tidak di Indonesia bertambah secara signifikan. Pengguna situs jejaring
sosial ternyata tidak hanya pandai berteman di Internet melainkan juga di dunia
nyata, seperti ditulis oleh Kristo (2011) berikut ini,” Terdapat spekulasi
tentang dampak penggunaan jejaring sosial pada kehidupan sosial seseorang dan
kebanyakan berpusat pada kemungkinan situs semacam itu merusak relasi dan
menjauhkan mereka dari partisipasi di dunia nyata,” tukas pemimpin riset dari
lembaga Pew Research Center di Amerika Serikat, Keith Hampton. ”Kami menemukan
hal sebaliknya, bahwa orang yang memakai situs seperti Facebook sebenarnya
memiliki lebih banyak relasi dan cenderung lebih terlibat dalam aktivitas
kenegaraan dan politik,” katanya.
Situs Jejaring video
Situs berbagi video yang sangat
populer di seluruh dunia adalah YouTube yang sekarang merupakan anak perusahaan
dari Google. Jadi tidak heran orang mengidentikkan situs berbagi video adalah
YouTube padahal masih banyak situs berbagi video lainnya seperti Albino
Blacksheep, Break.com, Collegehumor.com, Fail Blog, Funny or Die, JibJab,
LiveVideo, Metacafe, Newgrounds.com, Pandora tv, Veoh.com dan ebaumsworld.
YouTube memang menjadi favorit pengguna Internet sebagai media untuk mencari
video yang lagi trend ataupun video lainnya yang jumlahnya sangat banyak.
Selain itu juga seseorang dapat mengunggah hasil rekaman video yang dibuat atau
dimilikinya.
Seseorang dapat menjadi terkenal
melalui YouTube apabila rekaman videonya ditonton oleh banyak pengguna
Internet. Masih ingat kisah Sinta dan Jojo, dua orang gadis asal Bandung yang
tiba-tiba populer melalui rekaman video di YouTube yang berisi aksi lipsync
mereka dengan kepala yang digeleng-gelengkan. Atau cerita mengenai Norman
Camaru, seorang anggota Brimob Gorontalo yang tiba-tiba menjadi artis dadakan
lewat aksi ”chaiya-chaiya”nya. Tidak ada yang istimewa dari aksi yang mereka lakukan
namun nyatanya sebagian besar pengakses YouTube sangat menyukai aksi mereka dan
kemudian meluas ke tengah masyarakat lewat pemberitaan televisi dan media
cetak. Kabarnya banyak juga orang di negara lain yang menjadi populer setelah
aksinya ditonton banyak orang melalui situs YouTube seperti pernah diberitakan
oleh salah satu televisi swasta nasional lewat acaranya berjudul ”On the Spot”
Gambar dari situs berbagi video
sangat cepat menyebar bagai virus. Hal itu juga yang terjadi dalam kasus video
porno yang menimpa Ariel Peterpan. Awalnya kasus itu diunggah ke situs YouTube
oleh seseorang, ditonton oleh beberapa orang dan berita itu cepat menyebar ke
banyak orang yang kemudian mencoba melihatnya langsung di YouTube. Gambar video
di YouTube seperti video Ariel sangat mudah diunduh dan kemudian dikirim ke
telepon genggam dan sejenisnya sehingga semakin banyak orang yang pernah
melihat video porno tersebut. Sesuatu yang bermula dari Internet nyatanya dapat
menyebar ke masyarakat luas yang bukan pengguna Internet.
Kita harus melihat sisi positif
situs sejenis YouTube. Sudah banyak orang yang mengunggah video ke situs
tersebut sehingga apapun dapat kita lihat videonya di YouTube seperti sejarah
perjuangan bangsa, sejarah dunia, ilmu pengetahuan, tokohtokoh terkenal,
tempat-tempat terkenal dan lain sebagainya. Tidak hanya video rekaman, YouTube
juga menyajikan gambar live melalui siaran langsung seluruh pertandingan Copa
America 2011 yang dimulai tanggal 1 Juli lewat alamat youtube.com/copaamerica
Koran Online
Sekian tahun setelah Internet
muncul maka dimulailah era koran online. Di Indonesia salah satu pelopornya
adalah detik.com yang berdiri pada tanggal 9 Juli 1998. Situs ini dengan cepat
menjadi populer bagi pengguna Internet asal Indonesia. Setelah itu koran online
mulai bertambah satu per satu sehingga sekarang koran online sudah banyak.
Sebagian besar koran online itu milik koran nasional yang tradisional atau
konvensional misalnya kompas.com adalah koran online milik harian Kompas,
suarapembaruan.com milik harian Suara Pembaruan dan lain sebagainya. Koran
online milik koran nasional dipelopori oleh Kontan yang berdiri pada Juli 2008.
Sebetulnya agak janggal juga koran tradisional membuat koran online namun koran
tradisional menyadari bahwa era new media di bidang jurnalistik sudah dan terus
berlangsung, salah satunya adalah koran online. Pengguna Internet dipersilakan
mengakses koran online sementara yang setia kepada koran tradisional
dipersilakan membeli atau berlangganan koran tersebut.
Koran online yang semakin banyak
tentu saja membuat oplah koran tradisional berkurang dan itu diakui oleh
beberapa penerbit surat kabar. Tidak heran apabila beberapa bulan yang lalu
harian Kompas menyelenggarakan undian berhadiah mobil bagi pelanggan baru
harian Kompas pada periode itu. Kalau ditanya mungkin Kompas menampik kalau
undian itu tujuannya untuk menambah jumlah pelanggan yang sudah semakin
berkurang namun ketika dulu harian Kompas masih menjadi pemimpin pasar rasanya
tidak pernah mengadakan undian berhadiah mobil bagi calon pelanggannya.
Keunggulan koran online adalah
berita yang disajikan selalu berita hangat atau kalau ada berita tentang
sesuatu hal maka berita itu selalu diperbarui, jadi tidak heran kalau berita di
koran online pendek-pendek. Apabila ada kasus yang menjadi perbincangan
masyarakat maka orang yang penasaran tinggal mengakses koran online dan
informasi yang disajikan akan di terus diperbarui secara periodik. Koran online
juga dapat diakses selama 24 jam jadi tidak soal apakah seseorang baru bisa
membaca berita pada tengah malam ataupun dini hari. Koran online menggunakan
media Internet sehingga dimanapun seseorang mengakses Internet tidak ada
masalah baginya untuk membaca koran online yang terbit di negara manapun. Koran
online semakin banyak dibaca orang karena new media juga bertambah misalnya
i-pad dan smartphone yang memudahkan orang masuk ke Internet.
Blog
Blog pernah menjadi tren
tersendiri di Internet sebelum situs jejaring sosial menjadi sangat populer.
Dalam laporan ”State of the Blogsphere”, Technorati, sebuah mesin pencari blog,
mengklaim telah melacak lebih dari 57 juta blog pada bulan Oktober 2006
dan100.000 blog baru dibuat setiap harinya. (Scott, 2007:297). Blog dijadikan
media komunikasi melalui materi yang disajikan dalam blog dan kemudian ada
pengguna Internet lain yang menanggapi. Hampir sama dengan situs jejaring
sosial, blog yang banyak dikunjungi adalah blog-blog yang isinya tentang
sesuatu yang tengah menjadi sorotan khalayak ramai. Isi dari blog juga sangat
beragam mulai dari yang rada ngawur sampai yang serius, mulai dari guyonan,
gosip, puisi, cerita sampai ilmu pengetahuan. Salah satu situs yang khusus
berisi blog adalah www.xanga.com yang dikenal sebagai weblog community.
Meskipun membuat blog tidaklah
sulit namun banyak pengguna Internet yang tidak mau membuat blog karena
mengurus blog memerlukan keseriusan dimana pemilik blog (blogger) yang baik
harus sering mengganti isi blognya. Jumlah blog di Internet memang sangat
banyak tetapi hanya sedikit blog yang benar-benar oke. Banyak blog yang ketika
diaksespun sudah tidak bisa. Blogger berkesan lebih intelek karena seorang
blogger pada dasarnya harus membuat materi untuk blognya dan tidak semua orang
mampu melakukannya. Paling tidak seorang blogger memiliki pendidikan dan
pengetahuan yang cukup baik. Berbeda dengan situs jejaring sosial yang untuk
menjadi anggotanya sangat mudah, sehingga banyak orang dari kalangan bawah yang
menjadi anggota situs jejaring sosial.
Dalam pembahasan sudah
dikemukakan bahwasanya Internet menjadi new media yang paling banyak
dimanfaatkan oleh manusia. Hal tersebut dapat terjadi disebabkan oleh, pertama,
pengguna Internet di seluruh dunia sangat banyak yang diperkirakan tahun 2011
ini berjumlah 2 milyar orang dan kedua, Internet menyediakan aplikasi yang sangat
beragam yang memungkinkan orang melakukan bermacam kegiatan di Internet, sebut
saja situs jejaring sosial, situs berbagi video, game online, blog, bisnis
online, konferensi video, e-books, koran online, forum chatting online, milis
dan lain sebagainya.
Internet telah dimanfaatkan oleh
semua ilmu pengetahuan dan oleh karenanya berkaitan dengan banyak bidang
kehidupan manusia. Dalam tulisan ini pemanfaatan Internet dibatasi dalam bidang
politik, bisnis, pendidikan dan sosial budaya. Pertimbangannya adalah karena
berbagai new media yang ada di Internet hampir semuanya telah dimanfaatkan oleh
keempat bidang tersebut. Pemanfaatan yang dimaksud adalah untuk tujuan positif
meskipun dalam prakteknya Internet digunakan juga untuk tujuan negatif oleh
sebagian kecil pengguna Internet. Beberapa new media di Internet seperti situs
jejaring sosial dan situs berbagi video sering kali mempengaruhi gaya hidup
pengguna Internet dan bukan hanya itu, materi yang diunggah ke kedua media itu
juga mudah sampai ke masyarakat luas misalnya melalui telepon genggam yang
sebagian besar masyarakat sudah memilkinya.
Internet merupakan bagian dari
teknologi informasi yang terus akan berkembang sebagaimana yang sudah terjadi
selama ini. Di masa depan pasti akan muncul new media yang akan menggantikan
media yang ada sekarang yang nantinya akan bergeser sebagai old media. Siklus
seperti ini akan terjadi selama peradaban manusia dengan Internetnya masih
berlangsung.

Komentar
Posting Komentar